Hari berganti hari.
Hembusan angin membangunkanku untuk segera memulai pertempuran dengan diri. Pertempuran yang tak pernah berhenti. Ingin sekali saja aku mengalahkannya. Namun, kali ini ia tetap pada pijakannya. Tidur.
Jam menunjukkan bahwa sudah terlalu lama aku membiarkannya tidur. Baju kaos itu mengisyaratkan bahwa aku harus segera bangun. Jika tidak, banjir lokal akibat keringat yang tak berfaedah memenuhi tempat tidurku.
Oke. Akhirnya aku berhasil membangunkannya. Beranjak dari tempat tidur dan segera membasuh muka agar nyawa segera terkumpul. Aku harus menyudahi malas ini. Bangun dan lanjutkan beres-beres rumah. Lalu, bergegas menuju laptop untuk menyelesaikan tumpukan kewajiban.
Tak terasa, sudah berlembar-lembar dapat aku tangani. Aku pun demam. Segera aku keluar untuk menemukan andalan bila panas akibat berperang di depan laptop.
Akhirnya, es krim itu bisa kudapatkan untuk dirinya. Hari ini dia sudah mau berjuang. Ia layak mendapatkan self reward. :)
Setelah itu, lanjut lagi yaa bos. :)